| Willkommen auf Saint Cantendine! Wir begrüßen Sie auf cantendine, die einzige Musik basiert Indonesisch Rolle spielen Heiliger! Möchtest du wissen, was es zu einem internationalen Studenten, Musikstudium in Deutsch zu sein? Möchtest du wissen, was es zu einem Orchester Mitglied zu sein? Registrieren sie sich hier alle 2,5 Monate und Sie werden wissen, was es fühlt! We welcome you to Saint Cantendine, the one and only music based Indonesian Role Play Games! Do you want to know what it feels to be an international student who studies music in German? Do you want to know what it feels to be an orchestra member? Register here every 2,5 months and you will know what it feels! Bereits Mitglied? Anmelden! Already become a member? Sign in![/small] |
| Music and Instruments Guideance | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Sep 14 2010, 07:46 PM (22 Views) | |
| Franzz Goethenfingreindt | Sep 14 2010, 07:46 PM Post #1 |
![]()
|
PIANO Credit: Wikipedia Piano adalah alat musik yang dimainkan dengan jari-jemari tangan. Pemain piano disebut pianis. Pada saat awal-awal diciptakan, suara piano tidak sekeras piano abad XX-an, seperti piano yang dibuat oleh Bartolomeo Cristofori (1655 – 1731) buatan 1720. Pasalnya, tegangan senar piano kala itu tidak sekuat sekarang. Kini piano itu dipajang di Metropolitan Museum of Art di New York. Meskipun siapa penemu pertama piano, yang awalnya dijuluki gravecembalo col piano e forte (harpsichord dengan papan tuts lembut dan bersuara keras), masih menjadi perdebatan, banyak orang mengakui, Bartolomeo Cristofori sebagai penciptanya. Piano juga bukan alat musik pertama yang menggunakan papan tuts dan bekerja dengan dipukul. Alat musik berprinsip kerja mirip piano telah ada sejak 1440. Piano sendiri lahir dari keinginan untuk menggabungkan keindahan nada clavichord dengan kekuatan harpsichord. Hasrat itu mendorong Marius dari Paris (1716), Schroter dari Saxony (1717), dan Christofori (1720) dari Padua, Italia, untuk membuat piano. Namun, hasil utuh dan lengkap cuma ditunjukkan Bartolomeo Christofori. Dari piano ciptaan pemelihara harpsichord dan spinet (harpsichord kecil) di Istana Florentine - kediaman Pangeran Ferdinand de’Medici - inilah piano modern berakar. Pada pertengahan abad XVII piano dibuat dengan beberapa bentuk. Awalnya, ada yang dibuat mirip desain harpsichord, dengan dawai menjulang. Piano menjadi lebih rendah setelah John Isaac Hawkins memodifikasi letaknya menjadi sejajar lantai. Lalu, dengan munculnya tuntutan instrumen musik lebih ringan, tidak mahal, dan dengan sentuhan lebih ringan, para pembuat piano Jerman menjawabnya dengan piano persegi. Sampai 1860 piano persegi ini mendominasi penggunaan piano di rumah. Rangka untuk senar piano pertama menggunakan rangka kayu dan hanya dapat menahan tegangan ringan dari senar. Akibatnya, ketika pada abad XIX dibangun gedung-gedung konser berukuran besar, suara piano tadi kurang memadai. Maka, mulailah dibuat piano dengan rangka besi. Sekitar tahun 1800 Joseph Smith dari Inggris membuat suatu piano dengan rangka logam seluruhnya. Piano hasil inovasinya mampu menahan tegangan senar sangat kuat, sehingga suara yang dihasilkan pun lebih keras. Sekitar 1820, banyak pembuat menggunakan potongan logam untuk bagian piano lainnya. Pada 1822, Erard bersaudara mematenkan double escapement action, yang merupakan temuan tersohor dari yang pernah ada berkaitan dengan cara kerja piano. Dalam perkembangannya, sebelum memiliki 88 tuts seperti sekarang, piano memiliki lima oktaf dan 62 tuts. Ia juga dilengkapi dengan pedal. Semula pedal itu digerakkan dengan lutut. Namun, kemudian pedal kaki yang diperkenalkan di Inggris menjadi populer hingga sekarang. Sejumlah pengembangan berlanjut pada abad XIX dan XX. Tegangan senar, yangg semula ditetapkan 16 ton pada tahun 1862, bertambah menjadi 30 ton pada piano modern. Hasilnya adalah sebuah piano dengan kemampuan menghasilkan nada yang tidak pernah dibayangkan Frederic Chopin, Ludwig van Beethoven, dan bahkan Franz Liszt. Sebuah perkembangan nyata di abad XX (berawal di tahun 1930-an) adalah kehadiran piano elektronik (atau piano listrik), yang didasarkan pada teknologi elektroakustik atau metode digital. Nada suaranya terdengar melalui sebuah amplifier dan loudspeaker. Dari sisi mutu suara, piano elektronik nyaris tak ada bedanya dengan piano biasa. Perbedaan terletak pada berbagai fitur yang melengkapinya. Fitur itu tentu tidak ada sama sekali dalam piano biasa. Misalnya, bisa dihubungkan dengan perangkat MIDI, komputer, alat rekam; memiliki pengatur volume, tusuk kontak untuk pendengar kepala; dan sebagainya. |
![]() |
|
| Franzz Goethenfingreindt | Sep 14 2010, 07:53 PM Post #2 |
![]()
|
STRINGS Alat Musik Dawai Credit: Wikipedia Alat musik dawai atau senar adalah alat musik yang menghasilkan suara dengan cara menggetarkan dawai atau senar. Menurut skema klasifikasi alat musik Hornbostel-Sachs yang digunakan pada organologi, alat musik ini disebut kordofon. Ada tiga cara utama menggetarkan dawai untuk menghasilkan suara, yaitu dengan dipetik (contohnya gitar), digesek (contohnya biola), dan dipukul (contohnya piano). Dalam kasus Candentine, Piano dikategorikan dalam divisi sendiri, tidak termasuk Strings. LIST OF STRING INSTRUMENTSthat accepted in Candentine
Edited by Franzz Goethenfingreindt, Sep 14 2010, 08:21 PM.
|
![]() |
|
| Franzz Goethenfingreindt | Sep 14 2010, 08:08 PM Post #3 |
![]()
|
WOODWIND Alat Musik Tiup Kayu Credit: Wikipedia Instrumen musik tiup kayu (Bahasa Inggris: woodwind instrument) merupakan instrumen musik yang menghasilkan suara dari getaran pada celah sempit yang terdapat pada tepi instrumen saat ditiup oleh pemainnya. Kebanyakan instrumen musik ini dulu dibuat dari kayu, namun beberapa diantaranya, seperti saksofon dan hampir semua jenis flute, umumnya terbuat dari bahan lain seperti logam atau plastik. Jenis Instrumen Alat Musik Tiup Kayu
LIST OF WOODWIND INSTRUMENTS That accepted in Candentine
Edited by Franzz Goethenfingreindt, Sep 14 2010, 08:19 PM.
|
![]() |
|
| Franzz Goethenfingreindt | Sep 14 2010, 08:19 PM Post #4 |
![]()
|
BRASS Alat Musik Tiup Logam Credit: Wikipedia Instrumen musik tiup logam atau dikenal dalam bahasa inggris sebagai brass instrument adalah alat musik yang menghasilkan suara yang berasal dari getaran bibir pemainnya saat meniup melalui tabung resonator (pada jenis instrumen tertentu disebut sebagai mouthpiece). Instrumen musik ini dikenal juga sebagai labrosones, yang berarti instrumen yang dibunyikan oleh getaran bibir. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi perubahan intonasi nada pada instrumen musik ber-katup: menekan katup yang ada untuk mengubah atau mengalihkan panjang udara yang melewati pipa, dan mengubah celah bibir pemainnya atau disebut sebagai "embouchure", yang akan menentukan frekuensi getaran pada instrumen tersebut. Pandangan umum para sarjana (lihat organologi) menganggap istilah instrumen musik tiup logam seharusnya didefinisikan berdasarkan bagaimana suara dihasilkan, dan bukan didefinisikan pada bahan yang digunakan untuk membuat instrumen tersebut (logam). Dengan demikian, tidak ada kerancuan pendefinisian terhadap instrumen musik yang masuk ke dalam kategori ini sementara bahan pembuatnya adalah kayu, sementara di sisi lain instrumen musik tiup kayu (disebut sebagai woodwind instrument) seperti saxophone terbuat dari logam. Jenis Instrumen Alat Musik Tiup Logam
LIST OF BRASS INSTRUMENTS that accepted in Candentine
|
![]() |
|
| Franzz Goethenfingreindt | Sep 14 2010, 08:33 PM Post #5 |
![]()
|
CHOIR Paduan Suara Credit: Wikipedia Paduan suara atau kor (dari bahasa Belanda, koor) merupakan istilah yang merujuk kepada ensembel musik yang terdiri atas penyanyi-penyanyi maupun musik yang dibawakan oleh ensembel tersebut. Umumnya suatu kelompok paduan suara membawakan musik paduan suara yang terdiri atas beberapa bagian suara (bahasa Inggris: part, bahasa Jerman: Stimme). Dalam pengertian ini, paduan suara juga mencakup kelompok vokal (vocal group), walaupun kadang kedua istilah ini saling dibedakan. LIST OF CHOIRS that accepted in Candentine
|
![]() |
|
| Franzz Goethenfingreindt | Sep 14 2010, 08:36 PM Post #6 |
![]()
|
CONDUCT Dirigen Credit: Wikipedia Dirigen atau konduktor adalah orang yang memimpin sebuah pertunjukan musik melalui gerak isyarat. Orkestra dan paduan suara biasanya dipimpin oleh seorang dirigen. |
![]() |
|
| Franzz Goethenfingreindt | Sep 14 2010, 08:43 PM Post #7 |
![]()
|
PERCUSSION Perkusi Credit: Wikipedia Instrumen perkusi pada dasarnya merupakan benda apapun yang dapat menghasilkan suara baik karena dipukul, dikocok, digosok, diadukan, atau dengan cara apapun yang dapat membuat getaran pada benda tersebut. Istilah instrumen perkusi biasanya digunakan pada benda yang digunakan sebagai pengiring dalam suatu permainan musik Pengklasifikasian berdasarkan fungsi dibedakan pada: instrumen perkusi bernada, dan instrumen perkusi tak bernada. Sebagai contoh, beberapa instrumen perkusi (seperti Marimba dan timpani) menghasilkan suara pada intonasi yang kuat sehingga dapat memainkan melodi dan berfungsi menciptakan harmoni dalam permainan musik. Instrumen lain seperti simbal dan snare drum menghasilkan suara tak bernada. Instrumen musik perkusi bernada Instrumen perkusi dalam kelompok ini kadang-kadang disebut sebagai "tuned", "pitched" atau sederhananya "pit". Contoh instrumen perkusi bernada: * Chimes * Crotales * Glass harp * Glass harmonica * Lira * Marimba * Steelpan * hang drum * Tubular bell * Timpani * Tuned Triangle * Vibraphone * Wind chimes * Xylophone * Xylo-marimba * Tabla Instrumen musik perkusi tak bernada Instrumen yang termasuk dalam kategori ini kadang-kadang disebutkan sebagai "non-pitched", "unpitched", atau "untuned". Fenomena atas ini muncul disebabkan suara yang dihasilkan oleh instrumen memiliki frekuensi yang kompleks sehingga tidak dapat ditentukan sebagai sebuah nada. Contoh instrumen perkusi tak bernada: * Anvil * Drum bass * Castanets * Simbal * Gong * Snare drum * Tom-tom * Rainstick LIST OF PERCUSSION INSTRUMENTS that accepted in Candentine
|
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · The Music Begins · Next Topic » |






8:25 AM Jul 11