Welcome Guest [Log In] [Register]

-
Announcement

Welcome to Digital World!

Forum ditutup sampai waktu yang tidak ditentukan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan anda.


Digital World adalah sebuah forum Roleplay bertema Digimon Franchise, di mana member dapat memainkan peran sebagai Digimon, sekaligus Digi-Destined.

Saat ini adalah Siklus V

Registrasi untuk siklus V akan diadakan pada:
23-25 November 2012, pada pukul 19.00 WIB (23) sampai dengan 19.00 WIB (25)

Layanan Digivolusi dibuka dari:
16-17 November, pukul 19.00 WIB

Timeline saat ini adalah
1 April - 30 Juni 2003

Event untuk siklus ini:
---

Tingkatan tertinggi saat ini adalah Gen-3. Harap dibaca.

Harap cantumkan timeline JELAS saat membuat topik RP!!

Bagi member yang e-mail validasinya tidak terkirim, gunakan fasilitas "Resend Validation" di pojok kiri atas forum untuk mengirim ulang e-mail validasi.

Links

Status Point dan Sistem Pertarungan
Tentang...
Hak cipta Digimon Franchise ada di tangan BANDAI Inc dan pihak yang terkait dengan proses penciptaannya (khususnya pada Akiyoshi Hongo). Adapun forum ini hanya digunakan sebatas hiburan dan hobi belaka, tanpa adanya usaha untuk mendaur keuntungan finansial.
Selamat datang di Digital World.

Forum ini merupakan forum roleplay berbahasa Indonesia yang mengambil tema dari seri Digimon. Di dalam forum ini sendiri, latar dunia yang digunakan merupakan AU dari seri digimon itu sendiri, dengan menggabungkan banyak versi konsep digimon, baik itu dari game, anime, manga (dan komik), maupun toys.

Registrasi untuk member terbuka setiap dua bulan sekali, biasanya pada akhir bulan. Info lebih lanjut dapat dilihat di bagian Announcement ataupun Calendar.

Username:   Password:
Closed
Chatting With Stranger.; 1, sini. siapapun.
Topic Started: Feb 12 2012, 02:05 PM (105 Views)
Spike Davis
Member Avatar

Foxton Flats
Room 501-505
London, UK.
10.05 PM



"Yeah, mum, sudah kubilang, taruh saja fettucinni itu di kulkas. Nanti kupanasi sendiri. Geez."

Berisik, sial.

"Hoi," Tangannya mengetik di kibor komputer, menghadap ke layar, berbicara non-verbal dengan siapapun yang tersambung dengan jaringan internet, yang lokasinya entah di gedung sebelah atau belahan dunia lainnya. Spike Davis, yang pada umur empat belas tahunnya ini, malah merutuki rewelnya sang ibu dan masih berkutat pada game onlinenya sampai diteriaki malam-malam; belum makan dan harus tidur.

Ha.

"Ada. Seseorang. Disana?" gumam, membeo dengan ketikan jari, mengharapkan ada balasan dari anonim yang gemar bersosialisasi tanpa pandang-muka sepertinya, "Balas. Oi."



CMIIW
offline
profile
^^
 
Deleted User
Deleted User

Di apartemennya. Tokyo, Jepang. Lantai sekian nomor sekian tanpa ada orang tua atau wali yang tinggal bersama Madara hari tidak turun sekolah. Bukan karena ia bolos atau nakal atau semacamnya. Hanya saja sekolahnya hari ini sedang libur. Jangan tanya libur apa lagipula Madara tidak ingin membahasnya seandainya kau tanyakan sekalipun
.

"Hoi,"

"Ada. Seseorang. Disana?"

"Balas. Oi."


Madara tanpa sadar tersenyum dan mulai mengetik kata-kata balasan pada orang yang tidak dikenal tersebut.

"Yo"

Enter. Mengetik lagi.

"B-)"

Enter lagi, seakan emoticon yang menyusul tadi adalah hal yang sangat penting.



CMIIW
^^
 
Spike Davis
Member Avatar

Ada yang balas. Anonim. Stranger. Orang asing. Orang yang tak dikenal. Bisa coba tanya-tanya kali' ya. Ah, tapi sebelum Spike mengetik, ritual pengguna jejaring-sosial tanpa identitas ini harus tetap dilancarkan.

"A. S. L. Please," ketiknya. Tahu artinya? Age, Sex, Location. Pengguna internet yang sudah cukup melek untuk menggunakan program chatting semacam ini harusnya tahu harus menjawab apa. Yah, harapnya sih gadis berjurai cokelat-madu panjang dengan paras bening yang menjadi lawan bicaranya di sisi lain monitor. Habis, pakai emotikon begitu.

Lucu, habisnya.


offline
profile
^^
 
Deleted User
Deleted User

Orang yang tadi memberikan respon balik dengan lumayan cepat. Madara hanya dapat berasumsi bahwa lawan bicaranya bukanlah anak-anak. Karena seharusnya anak-anak lebih sering bermain di luar rumah bukan?

"A. S. L. Please,"

Sebagai pemuda yang baik, taat aturan dan jujur maka sudah sepantasnya Madara menjawab dengan sebenar-benarnya, salah. Meskipun aslinya Madara orangnya tidak tegaan (ya, tidak terlalu lah) tapi apa salahnya mengerjai orang asing sekali-kali? Lagipula mereka juga tidak akan saling bertemu muka. Setidaknya kemungkinan hal itu terjadi 6 milyar banding 1 (entah hitungan itu datang dari mana).

"17, F, Japan :3"
^^
 
Spike Davis
Member Avatar

Jepang, oi. Jepang. Blimey. Katanya gadis-gadis di sana itu kulitnya selangsat madu, bibirnya seranum anggur, matanya setajam bulu babi. Ekspetasi bahwa lawan bicara mayanya sekarang serupa Aphrodite dari timurpun menggerayangi imajinasi Spike.

"Kupikir orang Jepang tidak bisa bahasa inggris," ketik, as cool as a sir, kawan. Walau semangatnya cukup terpompa gara-gara mendapati teman anonimnya yang ternyata cukup fasih mengetik alfabet romawi alih-alih menggoreskan garis-garis... Apa namanya? Kanjee?

Hmm.

"Oh. 17, M, UK, btw. Jam berapa di sana?" Ctak-ctak-ctak.

Omong-omong soal jam...

(lirik alat serupa jam saku berbentuk aneh di sebelah mouse)

"Ini apa sih, sebenarnya?" Gumam, tapi tidak diketik.
offline
profile
^^
 
Deleted User
Deleted User

"Kupikir orang Jepang tidak bisa bahasa Inggris,"

Madara tersenyum kecil mendapati komentar anonim, teman bicara internetnya, jika ia mengatakan hal seperti itu makah sangat mudah untuk disimpulkan kalau ia sedang berbicara dengan orang yang bukan sedang berasal dari Jepang. Jadi, Madara aman dalam kepura-puraannya ini, maksudnya keisengannya.

Ketik-ketik.

"Ini sudah tahun 2000 lebih jadi bukankah wajar jika ada orang Jepang yang memahami bahasa Inggris?"

"(○'ω'○)"

Disusul emoticon seperti sebelumnya.

Oh, pria 17 tahun tinggal di United Kingdom? Well, karena Madara tidak memiliki metode untuk membuktikan benar-salahnya untuk saat ini ia hanya bisa percaya saja dengan apa yang dikatakan oleh pria dari UK ini, setidaknya setengah percaya.

"Jam? Di sini sudah jam 9:09 pagi. Memangnya kenapa? "

Ketik lagi.

"bukannya di UK saat ini sedang jam 10 malam? 「(°ヘ°)"
^^
 
Spike Davis
Member Avatar

"Hmm," Membaca balasan dari gadis asiatik tak-beravatar tersebut. Spike agak meragu soal pemahaman orang Jepang akan bahasa internasional tersebut. Salahkan Miss Heap di sekolah yang mendeskripsikan mereka sebagai, 'monyet kuning berotak einstein yang bakal tersesat kalau ditelantarkan di Eropa atau Amerika'. Dia tidak setuju bagian primata berbulu tersebut, tapi soal tersesatnya itu...

"Berarti kau termasuk yang pintar ya, miss..." ketiketiketik.

Yah, dengan pengoperasian komputer dan kecepatannya membalas, tidak heran juga sih. Memang pintar, sepertinya. Lihat, perbedaan waktu berkat lintang dan bujurnya saja dapat diterkanya dengan benar. Asia memang beda ya, otaknya.

"--Dan, benar. Sepuluh mal..."

Spike_88 is now typing...

Tulisannya barusan tidak sempat di-enter. Jam yang baru ia temukan tadi siang mulai bersinar, sementara simbol-simbol aneh yang mengelilingi framenya ikut menyala.

Tiktiktik. Hapus ketikannya tadi.

"Ada yang aneh."
offline
profile
^^
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
DealsFor.me - The best sales, coupons, and discounts for you
« Previous Topic · Real World · Next Topic »
Closed

Affilates
Aussie Wizarding School Loistava L'école Digital Journey Et Cetera Reversed Paradigm Gotei13 RPForum Dwindling Nobody
Quick Log In
Username:
Password: